Almarhum Mbah Marijan: Antara Kepatuhan dan Kesombongan

Nama Mbah Marijan mulai saya kenal melalui media ketika pada tahun 2006 gunung merapi diramalkan akan meletus dan beliau menolak untuk dievakuasi. Sebagai juru kunci gunung merapi yang ditunjuk oleh Sultan Hamengku Buwono IX, dengan bahasanya beliau mengatakan bahwa gunung merapi memang sedang ada hajatan dan kita tidak usah khawatir akan celaka. Bahkan permintaan dari Sultan Hamengku Buwono X agar beliau turun gunung pun diacuhkan. Dari media saya mendapat informasi kalau si mbah mengatakan bahwa ia mendapat perintah dari sultan yang ke IX bukan yang ke X. Jadi beliau bersikukuh tak akan turun gunung. Saya yakin, Sri Sultan ke X pasti kecewa dengan kelakuan si mbah. Namun ternyata si mbah benar, beliau selamat. Bahkan menjadi bintang iklan dan terkenal di seluruh negeri.

Dari tv yang mewawancarai seseorang yang dekat dengan Mbah Marijan, saya mendengar bahwa Mbah Marijan sudah mengetahui bahwa pada letusan gunung merapi akhir oktober 2010 ini, awan panas akan melewati rumah beliau. Namun ketika hendak dievakuasi, beliau kembali menolak dan memilih untuk tetap tinggal dirumah hingga akhirnya awan panas benar-benar menerjang rumah beliau dan menewaskannya beserta beberapa orang pengikut. Sri Sultan yang diwawancarai oleh sebuah stasiun tv mengatakan bahwa beliau tidak tahu pasti apakah orang-orang itu tidak mau dievakuasi karena keyakinan mereka atau karena kesombongan. Beliau juga menambahkan bahwa ini bisa menjadi contoh yang baik.

Bagi saya, hal positif yang dapat ditiru dari Mbah Marijan adalah kepatuhan beliau pada janjinya. Beliau berjanji pada Sri Sultan ke IX untuk menjaga gunung merapi. Beliau tetap setia pada janjinya hingga akhir hayat. Kebetulan di akhir bulan oktober, saya dan isteri merayakan hari ulang tahun perkawinan. Semoga teladan almarhum Mbah Marijan menginspirasi kami untuk selalu setia pada janji perkawinan kami. Selamat jalan Mbah Marijan, semoga engakau beristirahat dalam damai di sisi-NYA.

bandara internasional adi sucipto jogja

update:

masterplan bandara jogja di kulonprogo

pembangunan bandara di jogja akhirnya diputuskan berlokasi di kabupaten kulonprogo. lokasi dipilih karena memiliki tanah yang landai dan luas di pinggir laut yang merupakan kondisi yang sangat ideal untuk sebuah bandara. bandara yang rencananya akan diberi nama Nyi Ageng Serang ini akan dibangun dengan konsep airport city dan akan menjadi bandara tarbaik di indonesia. Konsep airport city maksudnya adalah sebuah bandara yang memiliki layanan lain disamping layanan utamanya dalam hal penerbangan. Misalnya area perkantoran, hotel, convention center, fasilitas kesehatan, zona perdagangan bebas bahkan hiburan. pembangunannya akan dimulai pada tahun 2013 dengan panjang runway kurang lebih 5 kilometer dan diharapkan pada tahun 2019 sudah dapat digunakan.  pemda kulonprogo pun melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai hal ini. diharapkan masyarakat bersikap bijaksana agar terhindar dari dampak negatif yang dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kondisi ini unuk mendapatkan keuntungan. misalnya adalah soal tanah. hendaknya masyarakat berhati-hati agar tidak dirugikan oleh calo tanah.

dampak positif bagi jogja secara umum antara lain akan mengurai kemacetan lalu lintas. keputusan ini tentunya juga membawa dampak positif bagi kabupaten kulonprogo karena akan meningkatkan aktifitas ekonomi disana. bahkan ada yang meramalkan bahwa kulonprogo akan menjadi kota bisnis modern berskala internasional. sehingga kesejahteraan masyarakat kulonprogo pun semestinya akan meningkat. namun demikian semoga tidak mengarah kepada gaya hidup konsumtif dan hedonis seperti yang sekarang sudah merambah sebagian jogja.

———————————— artikel lama ———————————

pagi ini saya ikut kerja bakti RT. kegiatan ini di RT kami biasanya dilakukan pada minggu pertama setiap bulan, namun karena bulan ini minggu pertama berdekatan dengan hari raya kurban, maka diundur menjadi minggu kedua

tujuan kerja bakti yang pokok adalah bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar tempat tinggal. namun ada juga manfaat positif lainnya, antara lain memberikan kesempatan untuk mengenal dan mengakrabkan diri dengan para tetangga. ada nasihat bijak yang mengatakan bahwa tetangga lebih berharga daripada saudara yang jauh. karena kalau terjadi apa-apa, tetanggalah yang pertama kali dapat menolong.

manfaat lain kerja bakti adalah menambah wawasan dengan saling bertukar informasi dan pengalaman. dari sekian banyak obrolan dan informasi yang dipertukarkan hari ini, yang paling menarik bagi saya adalah informasi tentang pengembangan bandara di jogja. bandara adi sucipto kini makin ramai dan sumpek. pada jam-jam penerbangan tertentu calon penumpang sangat ramai, areal yang sempit membuat suasana menjadi tidak nyaman. arus kendaraan sangat padat dan sulit mendapat tempat parkir. tarif parkir sangat mahal, tahun 2012 mencapai 2500 untuk kendaraan roda empat dan 1500 untuk kendaraan roda dua.

Continue reading “bandara internasional adi sucipto jogja”