seting LDAP server di openfiler

Sebelum dapat menambah user atau group di openfiler, kita harus seting server otentikasi yang akan digunakan. Pilihannya bisa menggunakan LDAP atau Windows Domain Controller. Jika tidak memiliki server otentifikasi, openfiler sudah menyediakannya namun perlu dilakukan seting sebelum dapat digunakan. berikut ini langkah-langkahnya:

1. Klik “Services” lalu “LDAP Setup” di menu sebelah kanan.
2. Klik “Clear LDAP” lalu “Yes”.
3. Klik “Rebuild LDAP”.
4. Klik “Accounts”
5. Centang kotak disebelah “Use LDAP”
6. Di bagian LDAP lakukan seting sebagai berikut :
7. Local LDAP Server: centang
8. Use TLS: kosong
9. Server: 127.0.0.1
10. Base DN: “dc=openfiler,dc=local”
11. Root bind DN: “cn=Manager,dc=openfiler,dc=local”
12 Root bind password: “password”
13. Login SMB server to root DN: centang
14. Allow user to change password: centang
15. Klik tombol “Submit” di bagian bahwah halaman.
16. Klik “Services” di menu bagian atas dan pastikan bahwa “LDAP Server” berstatus running
17. Klik “Accounts” lalu “Administration” untuk mulai menambah group dan user

cara mengetahui cpuid vm windows 2008

Banyak cara yang digunakan oleh pengembang software Untuk melindungi aplikasi yang dibuatnya dari pembajakan. salah satunya adalah license key yang terasosiasi dengan CPU ID (ID processor). Hal ini bertujuan agar aplikasi hanya dapat diinstal pada satu komputer saja. Ketika aplikasi tersebut diinstal pada komputer lain, artinya CPUID nya berbeda maka aplikasi tersebut tidak akan dapat berfungsi.

Sebelum memberikan / generate license key, pengembang akan menanyakan CPUID dimana aplikasi akan diinstal. pada vm (virtual machine) windows server 2008 untuk melihat CPUID dapat dilakukan melalui windows powershell yang ada di accesories dengan memberikan perintah

Get-WmiObject   Win32_Processor

hasilnya adalah sebagai berikut: