proses mutasi sepeda motor ke sleman jogja

Berikut ini kisah proses mutasi sepeda motor plat F (bogor) ke sleman jogja yang membutuhkan waktu yang lama. Sebelum lebih jauh, saya sampaikan “moral of the story” nya adalah “Hindari menggunakan jasa calo”.

1. Sekitar awal mei 2012 motor dibawa ke polres sleman untuk cek fisik. Jangan lupa bawa pulpen juga. Dekat loket cek fisik ada konter foto copy. Serahkan bpkb, stnk dan ktp calon pemilik baru ke tukang copy dan katakan untuk proses cek fisik mutasi dari bogor ke sleman. Dia sudah paham berapa lembar yang harus dicopy. Biayanya 2rb.

2. Ke loket cek fisik bilang sama petugas mau beli formulir cek fisik untuk mutasi motor dari bogor ke sleman. Bayar formulir 15ribu dan diberi nomor antrian untuk cek fisik motor.

3. Sambil menunggu giliran sesuai nomor antrian, isi formulir sesuai stnk. setelah cek fisik selesai dilakukan oleh petugas berseragam hitam, beri uang lelah 5rb lalu kembalikan formulir, bpkb+stnk+ktp asli dan fc nya ke loket cek fisik.tunggu dipanggil.

4. Selanjutnya kembali  ke tukang fotocopy bilang copykan utk urus surat jalan.

5. Menuju loket kaur minops untuk minta surat jalan.serahkan berkas fotocopy.tunggu dipanggil.setelah jadi bayar 25rb.

6. Kirim berkas selain surat jalan ke saudara di bogor untuk proses pencabutan. Proses selama 1 bulan.

7. Kembali ke sleman di loket pelayanan bpkb buka jam 8.30 serahkan berkas dari bogor ke petugas mutasi masuk, namanya pak rudy. Lalu tunggu diluar.

8. Tak lama kemudian nama pemilik baru dipanggil dan diminta untuk fotocopy berkas 2x. Lalu hasil copy diserahkan kembali ke pak rudy. Diberi surat jalan pengganti stnk dan diminta datang lagi 2 minggu berikutnya.

9. Setelah 2 minggu,taruh berkas surat jalan di meja pak rudy dan tunggu panggilan. Setelah dipanggil dan diberi berkas dan bayar 140rb, minta cap untuk tanggal pengambilan bpkb di bu ida (dicap tertanggal 4 desember 2013). Lalu menuju kantor samsat.

10. Di pintu masuk samsat ditawari untuk diuruskan oleh calo dengan biaya 10rb. Katanya gak sampe 1 jam. Kasih duit 235rb utk beli formulir dll termasuk jasanya lalu duduk manis menunggu. (sebenarnya saya berniat untuk urus sendiri tapi hati tergerak untuk memberi pekerjaan pada calo ini. namun ternyata ini adalah tindakan yang salah yang membuat waktu pengurusan menjadi sangat lama dan biaya bengkak. JANGAN TIRU LANGKAH INI. HINDARI CALO DAN URUS SAJA SENDIRI)

11. Tidak sampai setengah jam pak calo kembali dengan memberi berkas untuk membayar pajak di loket informasi 2 minggu mendatang.

12. Dua minggu kemudian menuju loket informasi pajak kendaraan bermotor di samsat sleman dan serahkan berkas. tunggu dipanggil. Sesaat kemudian ketika dipanggil petugas mengatakan bahwa/ berkas tidak ditemukan. Dia menanyakan apakah diurus sendiri atau lewat calo. Ketika saya bilang dibantu calo, dia minta untuk ke loket 3 dan menyerahkan berkas kepada petugas disana yang berpakaian seragam polisi. Petugas berseragam melihat bahwa ada nama si calo di berkas, lalu dia minta saya untuk mencari calo tersebut agar urusan selanjutnya dilanjutkan oleh sang calo. Untungnya saya berhasil menemukan calo tersebut. Saya ceritakan bahwa petugas berseragam maunya berurusan dengan dia.

13. Setelah agak lama menunggu, akhirnya si calo datang menemui saya dan minta 330rb untuk pembayaran pajak. Saya beri uang tersebut lalu pulang. Si calo berpesan bahwa jika stnk sudah jadi dia akan kontak saya.

14. Kira-kira dua minggu kemudian saya kontak dia untuk menanyakan apakah stnk sudah jadi. Dia bilang belum dicetak. Sebulan kemudian saya kontak lagi tapi jawabannya sama. Selanjutnya pun saya kontak beberapa kali namun jawabannya sama juga.

15. Singkat cerita, setelah lama menunggu saya merasa ada yang tidak beres.  Saya ingat bahwa seorang teman ada yang punya saudara polisi yang bertugas di samsat. Maka di akhir bulan november 2013, saya pun menitipkan berkas ke teman saya agar minta tolong ke saudaranya itu untuk mencari info sampai dimana proses pembuatan stnk saya.

16. Beberapa hari kemudian sang calo menghubungi saya dan menginformasikan bahwa stnk sudah jadi. dua hari kemudian saya ke rumahnya untuk mengambil stnk tersebut. pada surat pajak kendaraan tertulis bahwa ada denda, sehingga pembayaran menjadi sekitar 430rb. saya tidak berpikir panjang karena ingin segera selesai urusan dengan sang calo. karena dulu saya hanya beri 330rb untuk bayar pajak, maka saya beri lagi 100rb kekurangannya. belakangan baru saya sadari ketika teman saya mengatakan bahwa denda terjadi karena kesalahan sang calo yang tidak segera membayarkan pajak. padahal uang sudah saya beri sebelum jatuh tempo. ya sudah, direlakan saja. dia sempat menawarkan untuk mengambilkan plat nomor, tapi saya tolak dan bilang bahwa nanti saya ambil sendiri saja.

17. tanggal 4 desember 2014 sesuai cap tanggal pengambilan bpkb, saya pun meluncur ke polres sleman untuk bertemu dengan pak rudy. beliau minta saya untuk bertemu dengan mbak ida di bagian pengambilan bpkb. mbak ida menginformasikan bahwa pencetakan bpkb belum selesai lalu memberi saya surat keterangan sementara pengganti bpkb. lebih lanjut dia meninformasikan bahwa kira-kira bpkp bisa diambil tanggal 27 maret 2014.

berita simpang siur yang saya dengar di seputar polres dan samsat, penyebab lamanya proses pengurusan stnk dan bpkb disebakan oleh ulah koruptor jendral polisi djoko susilo.

setelah bertemu mbak ida, saya lalu menyeberang jalan menuju kantor samsat sleman untuk mengambil plat nomor di loket 2 yang terletak diluar gedung, terpisah dari loket-loket lain. setelah menunjukkan bukti bayar pajak yang sekaligus berfungsi sebagai stnk sementara, petugas mencarikan plat nomor di rak lalu menyerahkannya kepada saya.

proses selanjutnya adalah mengambil bpkb tanggal 27 maret 2013.

akhirnya tanggal 15 april 2014 saya ke polres sleman dan berhasil mendapatkan bpkb yang baru. jadi waktu yang dibutuhkan untuk mutasi kurang lebih 1 tahun.

Latest posts by gregor (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*