seting squid transparent https
Filed under: internet, linux, security, slow internet connection
Belum lama berselang seorang teman mengeluh karena usahanya untuk membatasi akses ke situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter kurang berhasil. Pembatasan dilakukan dengan filtering di squid. Untuk akses ke port http sudah berhasil dibatasi. Karyawan yang mengakses http://www.facebook.com pada browsernya akan ditampilkan halaman pemberitahuan bahwa dilarang mengakses situs tersebut pada jam kerja. Namun rupanya karyawan tak kalah cerdik. Mereka mengakses melalui https://www.facebook.com yang ternyata berhasil dengan lancar.
Saya mencoba untuk membantu teman tersebut dengan bertanya pada mbah google. Si mbah menyarankan untuk mencoba situs ini namun setelah saya coba ternyata ada beberapa typo sehingga saya harus mencari-cari supaya dapat berhasil. Setelah berhasil, saya putuskan untuk mendokumentasikan kembali di tulisan ini dengan harapan orang yang membutuhkan info yang sama bisa lebih menghemat waktu.
Kondisi yang saya alami sedikit berbeda dari apa yang ada pada tulisan Rahul. Jika pada Rahul linux router dan squid berada pada satu mesin maka pada saya linux router dan server proxy squid ada di mesin yang terpisah. Tulisan ini mengasumsikan bahwa squid proxy sudah terinstal dan berjalan dengan baik, hanya belum mampu menerima koneksi https. Openssl juga sudah terinstal dengan baik. Perlu saya sampaikan bahwa ketika melakukan proses seting saya mengalami keanehan/anomali yang sampai sekarang belum saya pahami. Karena keterbatasan waktu saya tidak coba untuk explorasi lebih jauh.
Anomali tersebut terkait dengan mengapa saya gunakan port 443 pada IPTABLES DNAT. Sebelum menggunakan port 443 saya mencoba menggunakan port 3130 seperti tulisan Rahul namun paket tidak mau dialihkan ke mesin squid. Saya ganti menggunakan port 3333 dan 8080 juga tidak berhasil. Saya menggunakan bantuan tcpdump di mesin squid untuk mengetahui apakah paket dialihkan atau tidak. Ketika menggunakan port 80 dan 443 tcpdump mengindikasikan bahwa paket berhasil dialihkan. Maka kemudian saya putuskan untuk memakai port 443.
Urutan pengerjaannya adalah sebagai berikut :
pada mesin squid :
$ su -
$ cd /etc/squid
$ openssl genrsa -des3 -out server.Key 1024
$ openssl req -new -keyout server.csr
$ openssl req -new -key server.Key -out server.csr
$ cp server.Key server.Key.old
$ openssl rsa -in server.Key.old -out server.Key
$ openssl x509 -req -days 7305 -in server.csr -signkey server.Key -out server.crt
$ vi /etc/squid/squid.conf
tambahkan/edit baris :
http_port 3128 transparent
https_port 443 transparent cert=/etc/squid/server.crt key=/etc/squid/server.Keysimpan dan keluar dari vi
pada mesin linux router :
untuk mengalihkan semua permintaan https dari semua subnet, berikan perintah :
$ iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp –dport 443 -j DNAT –to 172.16.10.2:443
untuk mengalihkan hanya subnet tertentu, misalnya 172.16.14.0/24 berikan perintah :
$ iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -s 172.16.14.0/255.255.255.0 –dport 443 -j DNAT –to 172.16.10.2:443
untuk menyisipkan aturan ini diantara aturan yang sudah ada maka perlu mengetahui nomer-nomer baris aturan yang sudah dengan perintah :
$ iptables –line-number -t nat -nVL PREROUTING
misalnya jika ingin menyisipkan aturan pada baris 80 berikan perintah :
iptables -t nat -I PREROUTING 80 -p tcp -s 172.16.14.0/255.255.255.0 –dport 443 -j DNAT –to 172.16.10.2:443
demikian semoga bermanfaat.
setting qmail agar support ssl dan tls
Filed under: Open mail relay, Qmail, Spam Filtering, linux, security, vpopmail
Tujuan instalasi ini adalah agar pengguna dapat login ke mail server untuk mengirimkan email menggunakan email client non webmail. Di era personal computing yang saat ini makin personal, banyak pengguna yang ingin dapat menerima dan mengirimkan email langsung dari gadgetnya seperti blackberry, iphone, android, dll yang didalamnya terdapat aplikasi email client. Khusus pada smartphone android, seting outgoing email biasanya menggunakan ssl port 465 dan tls port 587, sehingga mail server harus menyiapkan port tersebut. Dan lebih baik kalau ssl dan tls tidak di port 25 agar tidak terkena filtering seperti rblsmtpd.
Bagi mail server yang proses instalasinya dahulu mengacu ke qmailrocks, harus mengkompilasi ulang qmail dengan menggunakan patch dari john simpson dengan proses sebagai berikut :
$ cd /home/gregor
$ wget http://cr.yp.to/software/qmail-1.03.tar.gz
$ wget http://qmail.jms1.net/patches/qmail-1.03-jms1.7.08.patch
$ tar xvzf qmail-1.03.tar.gz
$ cd qmail-1.03
$ patch < ../qmail-1.03-jms1.7.08.patch
$ make
$ qmailctl stop
$ make setup check
jika muncul pesan error seperti ini :
install: fatal: unable to write …/bin/qmail-lspawn: text busy
itu artinya qmail-send masih aktif. berikan perintah :
$ ps ax | grep qmail-send
lalu kill -9 pid nya. jika tidak ada pesan error berarti instalasi qmail berjalan lancar.
$ cd /service/qmail-smtpd/
$ cp run bak_run
$ wget http://qmail.jms1.net/scripts/service-qmail-smtpd-run
$ vi service-qmail-smtpd-run
lakukan penyesuaian sebagai berikut :
IP=127.0.0.1
PORT=25
SSL=0
SMTP_CDB=/etc/tcp/smtp.cdb
FORCE_TLS=0
DENY_TLS=0
AUTH=1
REQUIRE_AUTH=0
RBLSMTPD_PROG=”rblsmtpd”
RBLSMTPD_TIMEOUT=5
RBL_BAD=”zen.spamhaus.org bl.spamcop.net”
QMAILQUEUE=”$VQ/bin/qmail-scanner-queue”
lalu simpan dan keluar dari vi.
$ cp service-qmail-smtpd-run run
$ chmod 755 run
$ chmod 6711 ~vpopmail/bin/vchkpw
$ chmod 4711 /var/qmail/bin/qmail-scanner-queue
selanjutnya menyesuaikan akses kontrol tcpserver yang mengalami sedikit perubahan. biasanya /etc/tcp.smtp.cdb menjadi /etc/tcp/smtp.cdb :
$ mkdir -m 755 /etc/tcp
$ cd /etc/tcp
$ wget http://qmail.jms1.net/etc-tcp-makefile
$ mv etc-tcp-makefile Makefile
$ vi smtp
isi dengan :
127.:allow,RELAYCLIENT=”",RBLSMTPD=”"
:allow
simpan dan keluar dari vi
$ make
$ qmailctl start
$ qmailctl stat
pastikan qmail-smtpd up lebih dari 5 detik. jika tidak, lihat log file untuk mengetahui pesan error yang muncul:
$ tail -f /var/log/qmail/qmail-smtpd/current | tai64nlocal
jika terdapat pesan error :
421 unable to read controls #4.3.0
berikan perintah :
$ touch /var/qmail/control/validrcptto.cdb
untuk membuat dummy file. namun jika ingin sungguh-sungguh memanfaatkan patch validrcptto dari john simpson maka harus membuat file validrcptto.cdb yang sesungguhnya menggunakan script mkvalidrcptto.
Selanjutnya seting TLS di port 587 lakukan sebagai berikut :
$ cd /var/qmail/supervise
$ mkdir -m 1755 qmail-smtpd-tls
$ cd qmail-smtpd-tls
$ wget http://qmail.jms1.net/scripts/service-qmail-smtpd-run
$ vi service-qmail-smtpd-run
lakukan penyesuaian sebagai berikut :
IP=192.168.10.25 (sesuaikan dengan ip server)
PORT=587
SSL=0
FORCE_TLS=1
DENY_TLS=0
AUTH=1
REQUIRE_AUTH=1
SMTP_CDB=/etc/tcp/smtptls.cdb
QMAILQUEUE=”$VQ/bin/qmail-scanner-queue.pl”
simpan lalu keluar dari vi
$ mv service-qmail-smtpd-run run
$ chmod 755 run
$ mkdir -m 755 log
$ cd log
$ wget http://qmail.jms1.net/scripts/service-any-log-run
$ vi service-any-log-run
lakukan penyesuaian menjadi :
exec env - PATH=”$VQ/bin:/usr/local/bin:/usr/bin:/bin” \
multilog t n10 s1048576 /var/log/qmail/qmail-smtpd-tls \
‘-*’ ‘+*ver: status:*’ =lstatus
simpan lalu keluar dari vi
$ mv service-any-log-run run
$ chmod 755 run
$ mkdir /var/log/qmail/qmail-smtpd-tls
$ chmod 750 /var/log/qmail/qmail-smtpd-tls
$ chown qmaill.root /var/log/qmail/qmail-smtpd-tls
$ cd /etc/tcp
$ vi smtptls
tambahkan :
127.:allow,RELAYCLIENT=”"
:allow
simpan lalu keluar dari vi
$ vi Makefile
sesuaikan menjadi :
all: smtp.cdb smtptls.cdb
simpan dan keluar dari vi
$ make
$ cd /usr/local/bin
$ wget http://qmail.jms1.net/scripts/vfixpermissions
$ chmod 755 vfixpermissions
$ ./vfixpermissions -s
$ chmod 0755 /var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl
$ ln -s /var/qmail/supervise/qmail-smtpd-tls /service/
$ svstat /service/qmail-smtpd-tls
pastikan qmail-smtpd-tls up lebih dari 5 detik. jika tidak, lihat log file untuk mengetahui pesan error yang muncul:
$ tail -f /var/log/qmail/qmail-smtpd-tls/current | tai64nlocal
jika ada error “YOU HAVEN’T DISABLED SET-ID SCRIPTS IN THE KERNEL YET!” pastikan perubahan permission qmail-scanner:
$ chmod 0755 /var/qmail/bin/qmail-scanner-queue.pl
Selanjutnya seting SSL di port 465 lakukan sebagai berikut :
instalasi ucspi-ssl:
$ mkdir /package
$ chmod 1755 /package
$ cd /package
$ wget http://www.superscript.com/ucspi-ssl/ucspi-ssl-0.70.tar.gz
$ tar xzfv ucspi-ssl-0.70.tar.gz
$ cd host/superscript.com/net/ucspi-ssl-0.70
$ package/compile
jika muncul pesan error :compile:fatal: cannot make it-base it-sslperl lakukan :
$ package/compile base
$ package/rts base
$ package/install base
$ cd /var/qmail/supervise
$ mkdir -m 1755 qmail-smtpd-ssl
$ cd qmail-smtpd-ssl
$ wget http://qmail.jms1.net/scripts/service-qmail-smtpd-run
$ vi service-qmail-smtpd-run
lakukan penyesuaian :
IP=192.168.10.25 (sesuaikan dengan ip server)
PORT=465
SSL=1
FORCE_TLS=0
DENY_TLS=0
AUTH=1
REQUIRE_AUTH=1
SMTP_CDB=/etc/tcp/smtpssl.cdb
QMAILQUEUE=”$VQ/bin/qmail-scanner-queue.pl”
simpan lalu keluar dari vi
$ mv service-qmail-smtpd-run run
$ chmod 755 run
$ mkdir -m 755 log
$ cd log
$ wget http://qmail.jms1.net/scripts/service-any-log-run
$ vi service-any-log-run
lakukan penyesuaian menjadi :
exec env - PATH=”$VQ/bin:/usr/local/bin:/usr/bin:/bin” \
multilog t n10 s1048576 /var/log/qmail/qmail-smtpd-ssl \
‘-*’ ‘+*ver: status:*’ =lstatus
simpan lalu keluar dari vi
$ mv service-any-log-run run
$ chmod 755 run
$ mkdir /var/log/qmail/qmail-smtpd-ssl
$ chmod 750 /var/log/qmail/qmail-smtpd-ssl
$ chown qmaill.root /var/log/qmail/qmail-smtpd-ssl
$ cd /etc/tcp
$ vi smtpssl
tambahkan :
127.:allow,RELAYCLIENT=”"
:allow
simpan lalu keluar dari vi
$ vi Makefile
sesuaikan menjadi :
all: smtp.cdb smtptls.cdb smtpssl.cdb
simpan dan keluar dari vi
$ make
membuat file SSL key :
$ cd /var/qmail/control
$ openssl req -newkey rsa:1024 -x509 -nodes -days 3650 -out servercert.pem -keyout servercert.pem
isi dengan data yang sesuai.
$ chown root:nofiles servercert.pem
$ chmod 640 servercert.pem
$ cp servercert.pem clientcert.pem
$ chown root:qmail clientcert.pem
$ chmod 640 clientcert.pem
$ ln -s /var/qmail/supervise/qmail-smtpd-ssl /service/
$ svstat /service/qmail-smtpd-ssl
pastikan qmail-smtpd-tls up lebih dari 5 detik. jika tidak, lihat log file untuk mengetahui pesan error yang muncul:
$ tail -f /var/log/qmail/qmail-smtpd-ssl/current | tai64nlocal
chroot dengan jailkit di centos 5.5
Sistem operasi yang digunakan dalam kasus ini adalah centos 5.5 64 bit dan jailkit versi 2.14. Tujuannya adalah agar user tertentu (eg. testuser) di chroot dengan hanya diberi permission shell yang minimal serta boleh menggunakan text editor vi.
sebagai user biasa :
$ wget http://olivier.sessink.nl/jailkit/jailkit-2.14.tar.bz2
$ tar jxvf jailkit-2.14.tar.bz2
$ cd jailkit-2.14
$ ./configure
$ make
$ su -
cd /home/gregor/jailkit-2.14
sebagai root :
$ make install
$ cp /etc/jailkit/jk_init.ini /etc/jailkit/jk_init.ini.orig
$ vi /etc/jailkit/jk_init.ini
tambahkan baris berikut :
[ldconfig]
executables = /sbin/ldconfig
regularfiles = /etc/ld.so.conf
cari section [editors] sesuaikan menjadi :
includesections = terminfo, ldconfig
cari section [basicshell] sesuaikan menjadi :
includesections = uidbasics, ldconfig
simpan lalu keluar dari vi
$ mkdir /home/jail
$ chown root:root /home/jail
inisisasi jail dengan perintah :
$ jk_init -v -j /home/jail basicshell editors
copy beberapa file ke jail
$ jk_cp -j /home/jail /usr/sbin/jk_lsh
$ jk_cp -j /home/jail /usr/bin/id
tambahkan user :
$ useradd testuser
$ passwd testuser
pindahkan user ke jail :
$ jk_jailuser -m -j /home/jail testuser
berikan direktori tmp untuk user dalam jail :
$ mkdir /home/jail/tmp
$ chmod a+rwx /home/jail/tmp
berikan bash shell untuk user dalam jail dengan menyesuaikan file passwd menjadi :
$ vi /home/jail/etc/passwd
testuser:x:501:501::/home/testuser:/bin/bash
cobalah untuk login dengan testuser dari komputer lain via ssh dan perhatikan bahwa testuser sudah di chroot.
mengurangi spam dengan rblsmtpd gratis
Ada beberapa cara untuk memfilter email spam. salah satu yang umum diketahui adalah dengan spamassassin. Dengan menggunakan spamassassin di mail server, email diterima kemudian discan oleh spamassassin untuk dipilah sebagai spam atau non spam. Pekerjaan spamassassin ini tentu saja membutuhkan sumber daya server dan makin banyak email yang harus discan makin banyak juga sumber daya yang diperlukan.
Cara lain yang dapat digunakan secara tersendiri maupun digabung dengan spamassassin adalah dengan rblsmptd atau real time blacklist. Metode ini melibatkan penggunaan DNS. Sebelum email diterima, mail server tujuan akan memeriksa apakah IP pengirim terdapat dalam daftar IP yang diketahui sebagai spammer. Jika terdaftar maka langsung ditolak. Sehingga sumber daya server dapat dihemat.
Beberapa organisasi non profit yang menyediakan daftar IP spammer antara lain adalah spamhaus dan spamcop. Kita dapat menggunakan layanan spamhaus secara gratis jika mail server kita bukan untuk tujuan komersial dan load nya kecil. Untuk dapat menggunakan layanan gratis ini dengan mail server qmail sangat mudah. Hanya 2 file yang perlu diubah. Yang pertama adalah /service/qmail-smtpd/run. Pada file tersebut carilah bagian yang seperti ini :
exec /usr/local/bin/softlimit -m 20000000 \
/usr/local/bin/tcpserver -v -R -l “$LOCAL” -x /etc/tcp.smtp.cdb -c
“$MAXSMTPD” \
-u “$QMAILDUID” -g “$NOFILESGID” 0 smtp \
/var/qmail/bin/qmail-smtpd mail.jogjakota.go.id \
/home/vpopmail/bin/vchkpw /usr/bin/true 2>&1
lalu tambahkan hingga menjadi seperti ini :
exec /usr/local/bin/softlimit -m 20000000 \
/usr/local/bin/tcpserver -v -R -l “$LOCAL” -x /etc/tcp.smtp.cdb -c
“$MAXSMTPD” \
-u “$QMAILDUID” -g “$NOFILESGID” 0 smtp rblsmtpd -r zen.spamhaus.org -r
bl.spamcop.net \
/var/qmail/bin/qmail-smtpd mail.jogjakota.go.id \
/home/vpopmail/bin/vchkpw /usr/bin/true 2>&1
File yang kedua adalah /etc/tcp.smtp. Umumnya isi file tersebut adalah :
127.:allow,RELAYCLIENT=”"
:allow
tambahkan sehingga menjadi seperti ini :
127.:allow,RELAYCLIENT=”",RBLSMTPD=”"
:allow
kemudian berikan perintah untuk rebuild file tcp.smtp.cdb :
$ tcprules /etc/tcp.smtp.cdb /etc/tcp.smtp.tmp < /etc/tcp.smtp
kemudian berikan perintah untuk restart qmail :
$ qmailctl restart
Untukmengetahui apakah rblsmtpd bekerja atau tidak cek log file di /var/log/qmail/qmail-smtpd dengan perintah :
$ cd /var/log/qmail/qmail-smtpd
$ cat current | tai64nlocal | grep spamhaus
jika bekerja maka hasilnya kira-kira sebagai berikut :
2011-09-26 09:36:48.263908500 rblsmtpd: xxx.221.221.165 pid 8746: 451
http://www.spamhaus.org/query/bl?ip=xxx.221.221.165
2011-09-26 10:17:50.068918500 rblsmtpd: xxx.138.223.82 pid 12242: 451
http://www.spamhaus.org/query/bl?ip=xxx.138.223.82
Dengan menggunakan rblsmtpd spamhaus, kurang lebih 10% email yang berpotensi spam berhasil ditolak.
instalasi php dan apache di linux 64 bit
Jika mengalami error ketika mencoba compile apache dan php di linux 64 bit cobalah untuk menambah opsi yang secara spesifik menyatakan 64 bit di baris configure.
Untuk apache tambahkan
--enable-lib64 --libdir=/usr/lib64 Untuk php tambahkan --with-libdir=lib64 --libdir=/usr/lib64 perlu dicatat bahwa lokasi php.ini akan berada di /usr/lib64







