a different way to recover your lost mysql root password
Yesterday my friend at the office asked me for help to reset a mysql root password because he had forgotten it somehow. He told me that he had tried the usual way to do it but it just didn’t work. Tutorials for the problem are so many in the internet. If you ask google using these keywords (mysql root password reset), there are many of them will show up on your screen. Most of them will tell you to do these steps (which is the usual way) :
Step # 1: Stop the MySQL server process
# /etc/init.d/mysql stop
Step # 2: Start the MySQL (mysqld) .server/daemon process with the –skip-grant-tables option so that it will not prompt for password
# mysqld_safe –skip-grant-tables &
Step # 3: Connect to mysql server as the root user
# mysql -u root
Step # 4: Setup new root password
mysql> use mysql;
mysql> UPDATE user SET Password=PASSWORD(’new-password’) WHERE User=’root’;
mysql> flush privileges;
mysql> quit
Step # 5: Stop MySQL server
# /etc/init.d/mysql stop
Step # 6: Start MySQL server and test it with the new-password
# /etc/init.d/mysql start
# mysql -u root -p
I’ve also tried those steps, but it just didn’t work. For a few hours i searched the internet looking for a different way or some other clues about that subject. I finally found some clues, it had something to do with mysql old password. After reading the page, i had an idea to do a little change on steps #4 above, like this :
Step # 4: Setup new root password
mysql> use mysql;
mysql> UPDATE user SET Password=OLD_PASSWORD(’new-password’) WHERE User=’root’;
mysql> flush privileges;
mysql> quit
I make it bold for you to see the difference easier. And it worked like a charm.
seven habits to stop global warming
Sore ini ketika sedang membereskan rumah, saya melihat buku saku tentang global warming yang ditinggalkan kakak ipar saya. Kemarin-kemarin sudah pingin baca tapi belum sempat. Sore tadi sebelum mandi saya sempatkan untuk membaca sejenak. Buku itu dibuat oleh INLA (The International Nature Loving Association) yang adalah organisasi sosial dengan tujuan untuk menyebarkan pesan-pesan moral, nilai-nilai kehidupan dan budaya semesta melalui aktivitas seni budaya dan pendidikan untuk mewujudkan dunia yang damai dan bahagia. Sungguh mulia tujuannya……
Dalam buku tersebut terdapat tulisan dr. Lusia Anggraini yang adalah koordinator INLA Yogyakarta. Ada sebagain dari tulisan beliau yang menarik bagi saya dan ingin saya sebarkan untuk diketahui oleh lebih banyak orang. Mungkin sudah banyak informasi serupa yang berserakan di internet, namun menurut saya semakin banyak informasi ini akan makin baik. Supaya orang makin mudah dan sering menemukannya lalu mempraktekkannya.
Dari sekian banyak kebiasaan baik yang ada dalam tulisan dr. Lusia, saya ambil tujuh kebiasaan yang mudah dilakukan untuk menghentikan global warming :
1. Gunakan kembali kertas yang masih kosong sisi sebaliknya, karena itu berarti telah menyelamatkan pohon-pohon di hutan. Jika anda seorang dosen, doronglah mahasiswa bimbingan anda untuk melakukan hal ini. Seperti yang dilakukan oleh dosen pembibing saya :).
2. Gunakan kembali kantong-kantong plastik yang masih baik untuk belanja. Atau bawalah selalu tas belanja sendiri saat pergi berbelanja.
3. Pakailah peralatan listrik dengan bijak, jangan biarkan dalam keadaan stand by atau tercolok listrik dalam waktu lama. Karena posisi stand by juga memboroskan listrik.
4. Lubangi botol-botol shampo anda yang sudah habis isinya, jadikan celengan.
5. Gunakan baju yang sudah sobek atau cacat sebagai kain pel atau kain lap.
6. Kurangi makanan produk hewani, karena untuk menghasilkan produk hewani memerlukan energi yang lebih besar, menghasilkan CO2, metan, dan nitrogen oksida yang lebih banyak dan tidak sepadan dengan nilai hasil yang didapatkan.
7. Buanglah sampah pada tempatnya dan sesuai dengan jenisnya. Pilahlah sampah yang ada di rumah anda, dan berikan pada pemulung semua barang yang masih bisa didaur ulang.
Jika anda melakukan dengan rutin seumur hidup anda salah satu saja dari tujuh kebiasaan baik ini, maka niscaya anak cucu anda sekian ratus atau ribu tahun lagi akan tetap dapat hidup nyaman di bumi yang makin tua ini.
Syarat-syarat mengurus NPWP
Jika tiba-tiba merasa malu karena belum punya NPWP lalu ingin segera mengurusnya, berikut ini beberapa hal yang perlu disiapkan :
1. Untuk wajib pajak orang pribadi baik yang punya usaha ataupun tidak, perlu menyiapkan KTP jika sebagai penduduk indonesia atau paspor jika orang asing.
2. Untuk wajib pajak badan perlu disiapkan :
- akte pendirian dan perubahan atau surat keterangan penunjukkan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap
- NPWP pimpinan atau penanggung jawab badan
- KTP untuk penduduk indonesia atau paspor untuk orang asing sebagai penanggung jawab
3. Untuk bendahara sebagai wajib pajak pemungut atau pemotong
- Surat penunjukan sebagai bendahara
- KTP bendahara
4. Untuk joint operation bagi wajib pajak pemungut atau pemotong
- Perjanjian kerja sama atau akte pendirian joint operation
- KTP untuk penduduk indonesia atau paspor untuk orang asing sebagai penanggung jawab
- NPWP pimpinan atau penanggung jawab badan
5. Untuk NPWP orang pribadi yang berstatus sebagai pengurus, komisaris, pemegang saham dan pegawai dapat melalui pemberi kerja atau bendaharawan pemerintah.
Pengurusan dapat dilakukan di kantor pelayanan pajak tanpa dipungut biaya alias gratis.
Kartu Peserta Asuransi Manulife Tidak Dipercaya Di RS Panti Rini Kalasan
Saya sering melihat berita di televisi tentang orang-orang yang lemah secara finansial tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak di rumah sakit. Ternyata pelayanan kesehatan di indonesia masih sangat memperhitungkan kemampuan finansial calon pasien sebelum memberikan layanan kesehatan. Bahkan meskipun punya kartu peserta asuransi, belum tentu juga dipercaya. Hal ini saya alami sendiri.
Kebetulan isteri saya harus dirawat di rumah sakit akhir minggu lalu. Kantornya bekerja sama dengan asuransi manulife dimana setiap karyawan dan keluarganya diberi kartu peserta asuransi. Menurut informasi dari kantor, jika karyawan harus rawat inap di rumah sakit rekanan maka cukup tunjukkan saja kartu peserta asuransi manulife tersebut dan karyawan tidak akan direpotkan dengan urusan pembayaran.
Namun tidak demikian yang kami alami. Setelah menunjukkan kartu peserta asuransi manulife kepada petugas kassa rumah sakit panti rini, ia mengatakan bahwa ia harus menelpon dulu pihak asuransi manulife untuk mendapatkan kepastian bahwa isteri saya memang dijamin oleh asuransi manulife. Ia meminta saya untuk memberikan fotocopy KTP dan kartu peserta asuransi manulife isteri saya. Maka saya pun harus keluar dari rumah sakit untuk mencari tempat fotocopy yang letaknya jauh dari rumah sakit.
Ketika saya menyerahkan syarat-syarat tersebut, ia mengatakan bahwa ia tidak yakin akan dapat menghubungi pihak asuransi manulife karena saat itu hari sabtu sore dan kemungkinan kantor manulife sudah tutup. Sedangkan keesokan harinya adalah hari minggu sehingga pasti kantornya tutup. Jadi intinya kartu peserta asuransi manulife tersebut tidak berguna dan saya harus bayar saja dulu dan penggantian diurus belakangan. Saya pun mengiyakan saja karena tidak ingin berdebat dengan pihak rumah sakit. Yang menjadi perhatian utama saya saat itu adalah bagaimana agar isteri saya dapat segera sehat kembali.
Syukurlah akhirnya isteri saya sudah boleh pulang dan sekarang dalam masa pemulihan.
Yang tersisa sekarang adalah kerepotan yang menyita waktu dan tenaga untuk mengurus berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendapatkan penggantian dari asuransi manulife. Seharusnya kerepotan ini tidak harus saya alami jika saja kartu peserta asuransi manulife dipercaya oleh pihak rumah sakit panti rini kalasan.

![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=64cd70e1-7e07-438d-aba9-fc204a911457)
![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=1e56cdb8-f6e4-4fa4-b51f-9261c2c8de83)





