Pindah dari blogger ke wordpress
Belum lama ini, kira-kira pertengahan bulan Desember tahun lalu saya pindah dari blogger new ke hosting sendiri dengan blog engine wordpress. Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan dengan biaya yang cukup murah agar semua postingan dan commnet di blog lama dapat dipindah ke blog yang baru serta pengunjung di blog lama dapat dialihkan ke blog baru.
1. Mencari hosting yang murah dengan kualitas yang bagus dan tanyakan primary server dan secondary server name servernya.
2. Mendaftarkan nama domain yang baru di pandi.or.id karena saya cinta produk indonesia :), disamping itu biayanya juga murah, hanya Rp. 25.000,- untuk domain web.id. Sayangnya pendaftaran di pandi.or.id tidak bisa sehari jadi, seingat saya tiga hari baru jadi.
Proses pendaftaran domain cukup mudah, kunjungi register.pandi.or.id dan klik register untuk mendaftarkan diri. Setelah mendaftar, login dengan username dan password yang tadi didaftarkan, jangan lupa mengisi image confirmation.
Setelah login, pada menu Fitur Utama, klik Fitur pendaftaran domain baru dan ikuti prosesnya. Pertama-tama adalah proses pengecekan ketersediaan domain, jika domain yang anda kehendaki available klik register. Selanjutnya anda harus mengisi form, pada bagian name server isikan data primary server dan secondary server calon hosting anda sesuai dengan bagian 1 diatas. Anda juga harus upload scan KTP anda sebagai persyaratan pendaftaran domain web.id.
Selanjutnya, anda akan menerima notifikasi persetujuan domain melalui email, kemudian barulah saatnya membayar nama domain. Pakai m-banking saja supaya mudah dan tidak repot harus cari-cari atm. Setelah membayar login lagi ke register.pandi.or.id untuk melakukan konfirmasi pembayaran. Selanjutnya tunggulah email notifikasi bahwa domain sudah aktif.
3. Mendaftar dan membayar hosting sesuai bagian 1 diatas lewat m-banking. Saya pilih paket yang harganya Rp. 5000,- sebulan dapat bandwidth 1Gb, cukuplah untuk blog pemula. Kurang lebih dalam waktu sehari hosting sudah aktif dan siap diisi, informasi login dikirim via email.
4. Install web server di komputer lokal (bisa pakai WAMP). Setelah WAMP terinstal, buka browser firefox, arahkan ke http://localhost/phpmyadmin. Create new database, beri nama, misalnya wordpress.
5. Kemudian download wordpress terbaru (waktu itu masih 2.6.5), ekstrak ke folder c:\wamp\www. Buka file c:\wamp\www\wp-config-sample.php dengan text editor misalnya wordpad. Edit
define(’DB_NAME’, ‘wordpress’); // sesuai bagian 4 diatas
define(’DB_USER’, ‘root’); // Your MySQL username
define(’DB_PASSWORD’, ”); // biarkan kosong
save as file tersebut dengan nama wp-config.php
6. Buka browser firefox, arahkan ke http://localhost/wordpress. Ikuti proses intalasi. Setelah selesai copy user dan password yang tampil lalu paste di text editor supaya mudah diingat. Lalu loginlah ke wordpress. Langkah pertama yang sebaiknya anda lakukan adalah mengganti password dengan yang lebih mudah anda ingat tapi jangan beritahu orang lain :). Klik users, klik admin, untuk mengganti password dengan new password ada di bagian paling bawah halaman, lalu klik update profile.
7. Untuk mempertahankan struktur penamaan posting seperti blogger, klik Settings, klik Permalinks, pilih Custom Structure dan ketik baris berikut ini :
/%year%/%monthnum%/%postname%.html
lalu klik Save Changes
8. Selanjutnya adalah mengimport posting dan comment dari blogger, anda harus terhubung ke internet. Klik Manage, klik Import, Klik Blogger, Klik Authorize. Anda akan diminta untuk login ke Blogger, masukkan username dan password blogger anda serta berikan ijin agar wordpress bisa mencopy semua posting dan comment.
Setelah selesai, mungkin ada beberapa posting yang URL-nya tidak sama ketika diimpor, hal ini karena blogger dan wordpress memiliki cara yang berbeda dalam mengkonversi judul posting menjadi URL. Untuk mengatasinya anda dapat menginstal plugin Redirection pada wordpress untuk membantu mendeteksi URL posting yang bermasalah atau dengan cara manual membandingkan URL hasil impor di wordpress dengan URL di Blogger. Ini penting agar pengunjung yang mengunjungi suatu postingan di blog lama ketika dialihkan ke blog yang baru dapat menemukan halaman yang sesuai.
Sebagai contoh klik disini ,setelah pengunjung klik YA maka ia akan dialihkan ke blog baru, jika file hardening-mikrotik-and-set-dmz.html sedikit berbeda namanya di blog baru, akan muncul pesan file not found alias tidak ditemukan halaman yang sesuai. Tentunya hal ini tidak anda inginkan.
9. Setelah blog yang baru di komputer lokal dirasa cukup baik, saatnya untuk diupload ke server hosting lewat ftp atau fasilitas upload lain yang disediakan oleh penyedia hosting anda. Ada beberapa seting yang harus dilakukan sebelum upload, antara lain adalah seting database, user dan password seperti bagian 5 diatas yang harus anda sesuaikan dengan kondisi di server hosting. Selain itu klik Settings, lalu sesuaikan WordPress address (URI) dan Blog address (URI), jangan lupa klik Save Changes.
Kemudian buka browser firefox, arahkan ke http://localhost/phpmyadmin, lakukan export database wordpress anda dalam bentuk file (Save as file).
Informasi lengkap tentang memindahkah wordpress dapat dibaca disini.
10. Setelah file-file wordpress di komputer lokal dan database wordpress diupload dan diimpor ke server hosting, cobalah mengakses domain anda, jika sudah berhasil tampil dengan baik selanjutnya adalah melakukan setting pengalihan di blogger. Klik Settings, klik Publishing, klik Custom domain. Ketik domain anda yang baru, klik Save Settings.
Selanjutnya klik Layout, klik Edit HTML, ketikkan baris berikut sesuai nama domain anda dan letakkan setelah <head> :
<meta content=’0; url=http://DomainBaruAnda.web.id/’ http-equiv=’refresh’/>
Klik save, lalu cobalah untuk mengakses blog lama anda, maka anda akan dialihkan ke blog yang baru.







January 5th, 2009 at 5:20 am
Wah baru tau mas kalo struktur tabelnya diblogspot bisa dimigrasikan ke wordpress. bisa dicoba-coba nieh
January 7th, 2009 at 3:12 pm
mas minta tolong dong
saia kan install wamp, terus beli domain ke pandi.
gimana caranya menrahkan nama domain baru saia ke alamat ip saia yg sudah di intall wamp server.
sebelumnya trimakasih.
January 7th, 2009 at 5:22 pm
hallo mrpollo,
pada prinsipnya, untuk keperluan mengarahkan nama domain ke ip, anda membutuhkan dns server.
WAMP umumnya diinstal untuk digunakan di komputer lokal saja, tidak untuk diakses dari internet, meskipun bisa juga dibuat begitu. pada cerita saya diatas, WAMP saya install di komputer lokal (laptop / PC) dan hanya saya gunakan untuk melakukan seting dan penyempurnaan blog saya sebelum diupload ke server hosting. untuk mengarahkan nama domain saya, saya menggunakan name server yang sudah disediakan oleh penyedia hosting saya.
namun jika anda tidak mau hosting dan tetap ingin agar WAMP anda dapat diakses dari internet dengan nama domain baru yang dari pandi, anda dapat menggunakan jasa dns hosting gratis seperti http://freedns.afraid.org, http://www.editdns.net atau lainnya dengan googling menggunakan kata kunci “free dns hosting”
January 8th, 2009 at 8:18 am
Tutorial yang maknyus bung… Saya baru tau tentang ini.
January 19th, 2009 at 3:42 am
Ok.. mas thanks pencerahaannya,
waktu dimanajemen domain bingung dgn NS.server (maklum newbie), dari otak-atik “bind sampe ke wingate” ternyata simple cuman di afraid.org domain udah bisa dipake.
salam
July 12th, 2009 at 4:14 am
Thanks mas infonya ..
Saya coba ya!
September 4th, 2009 at 10:21 am
mas tolong ditunjukkan cara export di blogspotnya… Intan gak nemuin menu export database. Makasih..
September 4th, 2009 at 1:38 pm
bukan export database. tapi import yang dilakukan otomatis dari wordpress. langkah nomer 8.