gagal kirim email ke gmail

jika anda menggunakan layanan email yang bukan gratisan (misalnya email kantor) dan mengalami gagal kirim email ke gmail dengan pesan error sebagai berikut:

74.125.200.26 failed after I sent the message.
Remote host said: 550-5.7.1 [202.xx.xx.xx] The IP you're using to send mail is not
authorized to
550-5.7.1 send email directly to our servers. Please use the SMTP relay at your
550-5.7.1 service provider instead. Learn more at
550 5.7.1  https://support.google.com/mail/?p=NotAuthorizedError w86si5034713pfa.192
- gsmtp

penyebabnya adalah IP mail server anda masuk dalam blocklist di www.spamhaus.org. Untuk mengeluarkan dari blacklist, minta administrator mail server untuk mengunjungi website tersebut. Lalu klik Blocklist Removal Center, ketik IP mail server di bagian IP Address Lookup Tool. Jika hasilnya berwarna merah, lanjutkan dengan proses permohonan untuk dikeluarkan dari blocklist. Baca dan ikuti saja prosedur yang tampil di layar.

Pengalaman saya setelah mengajukan permohonan, harus menunggu satu hari sebelum email diterima oleh gmail.

Contoh syarat dan ketentuan akses VPN

Saat ini tuntutan agar pekerja dapat menyelesaikan urusan kantor dimana saja tanpa harus secara fisik datang ke kantor, mendorong perusahaan untuk menyediakan akses VPN (virtual private network). Tugas ini biasanya dipercayakan kepada departemen IT untuk menjadi penyedia layanan VPN.

Tentunya harus ada aturan dalam penggunaan akses ke jaringan perusahaan demi keamanan informasi. Berikut ini adalah contoh sederhana syarat dan ketentuan akses VPN.

1. Setiap akun VPN Ventera Tour hanya diperuntukkan untuk satu pengguna saja. Penggunaan oleh lebih dari satu pengguna secara bersamaan tidak diperkenankan.
2. Pemegang akun wajib menjaga kerahasiaan akun VPN Ventera Tour yang terdiri dari Username dan Password.
3. Setiap sistem informasi yang diakses melalui VPN Ventera Tour harus diamankan dengan hak akses User dan Password.
4. Setiap orang yang mengajukan permintaan akun VPN Ventera Tour wajib menyerahkan data diri yang lengkap dan akurat meliputi Nama, Nomer Pegawai, Bidang, SIM/layanan yang akan diakses, lainnya ?
5. Pengelola layanan VPN Ventera Tour berhak menolak permohonan akun VPN Ventera Tour.
6. Konsekuensi yang timbul dari penggunaan dan atau penyalahgunaan akun VPN Ventera Tour adalah tanggung jawab pemegang akun yang bersangkutan dan tidak berhak meminta pertanggungjawaban dari pengelola layanan VPN Ventera Tour.
7. Pemegang akun wajib menggunakan VPN Ventera Tour pada sistem komputer yang dilengkapi dengan antivirus yang terbaharui secara berkala.
8. Pengelola layanan VPN Ventera Tour tidak bertanggungjawab secara teknis maupun administratif terhadap perangkat keras dan perangkat lunak yang bukan bagian dari layanan VPN Ventera Tour.
9. Pemegang akun hanya diperbolehkan untuk mengakses SIM/layanan sesuai dengan yang didaftarkan pada saat pengajuan permohonan akun VPN Ventera Tour
10. Pemegang akun atau Koordinator pemegang akun wajib melaporkan kepada pengelola layanan VPN Ventera Tour jika pemegang akun mengundurkan diri atau dimutasi atau hal lain yang mengakibatkan hak penggunaan akun VPN Ventera Tour harus diakhiri.
11. Pengelola layanan VPN Ventera Tour berhak sewaktu-waktu menonaktifkan atau mengganti Username dan Password suatu akun VPN Ventera Tour tanpa pemberitahuan kepada pemegang akun.